Singapore - Rabu (06/11), perjalanan siswa-siswi SMPMu Ahmad Dahlan dalam program International Academic Comparison and Cultural Understanding (IACCU) 2019 diawali dari pemberangkatan seluruh peserta dari Bandar Udara Raden Inten II Lampung menuju ke meeting point yaitu Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Di sana, peserta bertemu dengan tim Medina Assalam selaku jembatan terlaksananya acara ini. Mas Hida, tour guide program ini, membawa seluruh peserta menginap di Ibis Styles Soetta karena perjalanan menuju Singapura dimulai keesokan paginya.
Kamis (07/11), didampingi oleh Kepala Sekolah, Ustad Ali Musyafa, dan 2 orang guru pendamping, seluruh peserta sampai di Changi International Airport pada pukul 11.25 waktu Singapura.
Destinasi pertama adalah mengunjungi Marina Bay, Merlion Park, dan Garden by the Bay, ikon khas negeri ini.
Beranjak dari sana, rombongan langsung menuju ke tempat pengolahan air di NEWater Singapore dan mendapatkan penjelasan lengkap tentang air di Singapura selama satu jam. Kemudian seluruh rombongan mampir sejenak di Masjid Sultan, untuk melaksanakan sholat, kemudian langsung menuju ke perbatasan untuk memasuki negara Malaysia.
Dari kegiatan selama 2 hari kemarin, siswa-siswi belajar banyak hal. Yang paling penting adalah mereka belajar bagaimana proses memasuki negara lain. Di Indonesia, yg notabene luas, perbatasan yang dilalui hanya sebatas perbatasan provinsi yang tidak melalui proses perpindahan sama sekali. Berbeda dengan perbatasan negara yang harus melalui proses imigrasi untuk keluar dan masuknya. Siswa-siswi juga belajar pengetahuan umum tentang negara yang dituju, yang disampaikan dengan jelas, lengkap, bahkan kocak oleh pemandu lokal di perjalanan kami. Selesai dari Singapura, rombongan selanjutnya menuju ke Thailand melalui Malaysia di jalur darat. Perjalanan ini ditempuh dalam waktu sekitar 12 jam.
Author: Ustadzah. Fitriana Hastika, S.Pd






