Metro – SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan (SMP MuAD) Metro sukses menyelenggarakan Talk Show Pendidikan bertajuk "From Good to Great School: Rahasia Mengubah Sekolah Biasa Menjadi Sekolah Luar Biasa" pada Sabtu (1/8/2026) di Aula Lantai 3 Kampus 2 SMP MuAD Metro.
Kegiatan yang diikuti oleh kepala sekolah, manajemen Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan se-Provinsi Lampung, serta perwakilan PDM Bengkulu ini menjadi ruang berbagi inspirasi dan strategi dalam membangun sekolah yang unggul, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Acara dibuka oleh Sigit Atmojo dari Majelis Dikdasmen PWM Lampung, yang mengajak seluruh sekolah Muhammadiyah untuk terus melakukan transformasi mutu pendidikan melalui kolaborasi, inovasi, dan kepemimpinan yang visioner.
Dipandu oleh Ali Musyafa, S.Ag., M.M., Kepala SMP MuAD Metro, talk show menghadirkan sejumlah narasumber nasional yang membagikan pengalaman nyata dalam mengelola sekolah.
Sutomo, M.Ag., Ketua Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Pusat, menekankan bahwa sekolah unggul dibangun melalui proses merintis, mengembangkan, dan melejitkan, dengan memperkuat budaya kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta membangun kepercayaan masyarakat.
Sementara itu, Wigatiningsih, M.Pd. mengangkat pentingnya manajemen keuangan yang transparan dan akuntabel sebagai fondasi keberhasilan sekolah. Adapun Andi Techa, M.PSDM., Masad Fachir, S.Kom., M.MT., Ainul Muttaqin, S.Pd., M.Pd., Agus Suroyo, S.Pd.I., M.Pd.I., dan Khoeroni, S.Sos.I., M.M. membagikan berbagai best practice kepemimpinan, mulai dari membangun budaya kerja, penguatan SDM, transformasi digital, kolaborasi, hingga inovasi dalam meningkatkan mutu sekolah.
Melalui kegiatan ini, SMP MuAD berharap lahir semakin banyak sekolah Muhammadiyah yang tidak hanya baik (good school), tetapi mampu bertransformasi menjadi sekolah yang hebat (great school) melalui kepemimpinan yang kuat, tata kelola yang profesional, dan budaya inovasi yang berkelanjutan.
"Transformasi sekolah bukan sekadar mengubah fasilitas, tetapi mengubah cara berpikir, cara memimpin, dan cara melayani pendidikan agar mampu memberikan manfaat terbaik bagi umat dan bangsa."






