Metro, Lampung - Majelis pendidikan dasar dan menengah (DIKDASMEN) PWM Provinsi Lampung, dalam tiga hari kedepan, yaitu 16-19 Februari 2019 mengadakan workshop guru-guru ISMUBA di lingkungan sekolah / madrasah Muhammadiyah. Terdapat dua agenda utama yaitu pelatihan pembelajaran ISMUBA dan pengembangan soal-soal ISMUBA. Di samping dua agenda tersebut, terdapat agenda pelantikan kepala sekolah / madrasah dengan masa jabatan 2019-2023. Di antaranya, kepala sekolah SMA Muhammadiyah Gisting, SMK Muhammadiyah Gisting, SMK Muhammadiyah 1 Tumijajar, SMK Muhammadiyah Gunung Agung, SMK Muhammadiyah Kampung Kibang, dan MA Muhammadiyah Bandar Lampung.
ISMUBA sendiri kependekan dari al-Islam, Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab yaitu pelajaran yang pasti ada di sekolah-sekolah Muhammadiyah, tidak terkecuali di SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Matro. Sekolah yang mengintegralkan nilai-nilai Islami kepada peserta didik dalam proses pembelajaran di kelas dan lingkungan sekolah.
Workshop yang bertajuk Pembelajaran dan pengembangan soal ISMUBA bagi sekolah / madrasah Muhammadiyah se-Provinsi Lampung dihadiri oleh PWM Provinsi Lampung yang diwakili oleh Prof. Dr. H. Yurnalis Etek, Ketua Majelis Dikdasmen bapak Dr. Undang Rosidin, M.Pd, dan Kakanwil Kemenag Lampung yang diwakili oleh Ibu Hj. Murbiah, M.M, selaku Kasi Bidang Pendidikan Keislaman Tingkat Menengah. Dalam sambutannya, Dr. Undang Rosidin, M.Pd, menjelaskan bahwa workshop ini adalah tindak lanjut pelatihan Training of Traineer (TOT) pada tingkat pusat beberapa waktu yang lalu. Sehingga ilmu yang diterima dalam pelatihan tidak berhenti, tetapi sampai pada tingkat bawah.
Pelatihan yang dilaksanakan bertempat di LPMP Bandar Lampung diharapkan berjalan dengan lancar dan kembali ke sekolah masing-masing dengan membawa inovasi vareatif dalam pembelajaran ISMUBA. Semangatlah guru-guru Muhammadiyah dan menjadi lokomotif berkemajuan. (Kontributor: Ahmad Fauzi, M.Hum)






