SMP Mu Ahmad Dahlan Metro, Lampung – Jum’at (17/08/2018) pada usia yang beranjak tiga tahun SMP Mu Ahmad Dahlan diberikan kesempatan oleh Dinas Pendidikan Metro untuk menjadi petugas paduan suara di acara peringatan kemerdekan RI ke-73. Tanpa membuang kesempatan tersebut ustadz Ali Musyafa, S.Ag., M.M selaku kepala sekolah SMP Mu Ahmad Dahlan menyambut kegiatan positif tersebut pada upacara penurunan bendera 17 Agustus 2018.
Ustadz Rahmat Arifin, S.Pd dan ustadzah Elvina, S.Pd yang ditunjuk langsung oleh ustadz Ali Musyafa, S.Ag., M.M untuk mengkoordinir, mempersiapkan dan bertanggung jawab terhadap amanah yang telah diberikan Dinas Pendidikan Kota Metro. Persiapan pun dilakukan dengan serius dan sungguh-sungguh mulai dari pemilihan siswa/i yang menjadi paduan suara, memainkan alat musik dan pemilihan lagu.
Terpilih 257 siswa/i SMP Mu Ahmad Dahlan ikut dalam Aubade 17 Agustus 2018 untuk menjadi paduan suara dan pemain alat musik. Musik yang dimainkan sapat dikelompokkan menjadi dua, lagu Nasional dan lagu daerah. Untuk lagu Nasional dipilih Indonesia Pusaka karya Ismail Marzuki, 17 Agustus 45 karya Muhammad Husein Muthahar dan Hallo-hallo Bandung. Adapun lagu daerah seperti Bungong Jeumpa dari Aceh, Sinanggar Tullo dari Sumatra Utara, dan Es Lilin dari Sunda.
Lagu-lagu tersebut kemudian diiringi dengan alat musik tradisional anglung, arumba dan gendang. Tidak lupa mendapat sentuhan alat musik modern drumband, keyboard dan betotan bass. Perpaduan dua alat musik tersebut menimbukan suara yang merdu dan harmonis.
Bukan hal yang mudah melatih 257 siswa/i untuk paduan suara atau pun memainkan alat musik tradisional dikarenakan benar-benar latihan dari nol. Tetapi, bukan tidak mungkin jika terus latihan dengan ulet dan sungguh-sungguh ibarat pepatah Nothing is impossible, anything can happen as long as we believe. Latihan dilakukan berkesinambungan dari pagi sampai sore pada tiap hari dengan keyakinan memberikan penampilan terbaik.
Tiba penampilan Aubade di acara 17 Agustus 2018 pada penurunan bendera merah putih dengan rasa cemas menyelimuti siswa/i, pelatih dan civitas SMP Mu Ahmad Dahlan. Alhamdulillah, semua pandangan tertuju pada penampilan yang dipersembahkan oleh SMP Mu Ahmad Dahlan dan applous yang gemuruh mengiringi di akhir penampilan. Apresiasi yang tertinggi diberikan oleh bapak Djohan, SE., selaku wakil wali kota Metro dan sekaligus inspektur upacara, dengan menyambangi tribun paduan suara. Di tribun tersebut, bapak Djohan, SE., menjabat tangan siswa/i dan ustadz/ah pendamping sebagai ucapan terimakasih dan di akhiri dengan bernyanyi bersama siswa/i SMP Mu Ahmad Dahlan Metro. (Kontributor: Ahmad Fauzi, M.Hum)






